Otoritas kesehatan di Jalur Gaza melaporkan adanya penambahan jumlah korban jiwa akibat serangan militer Israel dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Berdasarkan data resmi yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan Gaza, tercatat sebanyak delapan warga sipil meninggal dunia, sementara 26 orang lainnya mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.
Sejak periode gencatan senjata yang dimulai pada bulan Oktober lalu, Kementerian Kesehatan Gaza mencatat akumulasi jumlah korban yang terus meningkat. Hingga saat ini, total korban tewas telah mencapai 1.439 jiwa, dengan jumlah warga yang mengalami cedera atau luka-luka tercatat sebanyak 5.052 orang.
Situasi kemanusiaan di wilayah tersebut terus menjadi perhatian internasional seiring dengan berlanjutnya operasi militer. Data yang dipublikasikan oleh otoritas setempat ini mencerminkan dampak berkelanjutan dari konflik yang terjadi, di mana akses terhadap layanan medis dan perlindungan bagi warga sipil tetap menjadi tantangan utama di tengah eskalasi yang masih berlangsung.



























