Pemerintah Inggris mulai menjalankan skema pembebasan dini bagi ratusan narapidana di seluruh wilayah Inggris dan Wales. Langkah ini diambil sebagai upaya mendesak untuk mengatasi krisis kelebihan kapasitas yang melanda sistem pemasyarakatan di negara tersebut.
Pemerintahan Partai Buruh menyatakan bahwa kebijakan ini merupakan respons terhadap kondisi sistem penjara yang berada di ambang keruntuhan. Berdasarkan data musim panas 2024, kapasitas penjara tersisa kurang dari 100 tempat, sementara tingkat hunian di penjara pria dewasa telah mencapai 98 persen.
Pihak pemerintah menyoroti minimnya investasi pada infrastruktur penjara selama satu dekade terakhir, di mana hanya ada penambahan 500 tempat baru. Kebijakan pembebasan dini ini dipandang sebagai langkah darurat yang harus diambil pemerintah saat ini sembari berupaya membangun kapasitas penjara yang lebih memadai untuk jangka panjang.




























