Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, yang kini juga mengemban amanah sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi, memberikan tanggapan terkait target kerja jangka pendek dalam masa jabatannya. Bahlil menegaskan bahwa dirinya tidak menetapkan target khusus untuk periode tiga bulan pertama, melainkan berfokus pada pelaksanaan tugas secara berkelanjutan.
Menurut Bahlil, prinsip kerjanya tidak bergantung pada tenggat waktu jangka pendek seperti program 100 hari kerja. Ia menyatakan bahwa setiap tanggung jawab yang melekat pada posisinya, baik sebagai Menteri ESDM maupun Menko Hilirisasi, dijalankan dengan ritme kerja harian yang intensif. Baginya, setiap hari adalah kesempatan untuk mencapai target yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Pendekatan ini mencerminkan komitmen Bahlil dalam mengawal agenda hilirisasi nasional yang menjadi salah satu prioritas utama dalam kabinet saat ini. Dengan merangkap dua jabatan strategis, ia menekankan pentingnya efisiensi dan kecepatan dalam pengambilan keputusan guna memastikan sektor energi dan hilirisasi berjalan selaras dengan visi pembangunan ekonomi nasional.



























