Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memberikan pernyataan resmi terkait pengunduran diri Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi. Pihak kementerian menegaskan bahwa meskipun terjadi pergantian pimpinan di level eselon I, seluruh operasional dan pelayanan publik di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan akan tetap berjalan sebagaimana mestinya tanpa gangguan.
Keputusan pengunduran diri Mashudi ini muncul di tengah sorotan publik terkait temuan fasilitas mewah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong. Isu mengenai ketimpangan fasilitas di dalam lapas tersebut memicu polemik luas, yang kemudian berujung pada langkah pertanggungjawaban dari pimpinan tertinggi di jajaran pemasyarakatan.
Menanggapi situasi ini, Kemenimipas berkomitmen untuk terus menjaga integritas dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Kementerian memastikan bahwa agenda reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas layanan bagi masyarakat maupun warga binaan tetap menjadi prioritas utama, terlepas dari dinamika internal yang sedang terjadi.





























