Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (1/10/2026) ditutup dengan sentimen negatif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan jual yang signifikan, tercatat melemah sebesar 1,02 persen dan berakhir di level 6.009.
Kondisi pasar saham yang lesu ini terjadi beriringan dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing. Para pelaku pasar tampak merespons dinamika politik dalam negeri, khususnya terkait isu perombakan atau reshuffle kabinet yang sedang menjadi sorotan utama di kalangan investor.
Selain faktor domestik, pergerakan pasar juga dipengaruhi oleh sentimen global yang turut menekan stabilitas keuangan. Ketidakpastian arah kebijakan ekonomi di tengah perubahan struktur pemerintahan membuat investor cenderung mengambil langkah hati-hati, yang tercermin dari penurunan kinerja aset berisiko pada sesi perdagangan hari ini.



























