Sebanyak 4.524 peserta yang terdiri dari pramuka santri dari seluruh penjuru Indonesia berkumpul di Pondok Pesantren An-Nur II, Bululawang, Kabupaten Malang. Kehadiran ribuan santri tersebut dalam rangka mengikuti perhelatan Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI tahun 2026. Acara ini menjadi ajang pertemuan akbar bagi para santri yang aktif dalam gerakan kepramukaan untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan keterampilan kepemimpinan.
Dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut, Direktur Jenderal Pendidikan Pesantren menekankan peran strategis para santri dalam kehidupan bermasyarakat. Para peserta didorong untuk menjadi agen perubahan yang aktif, khususnya sebagai duta antikekerasan di lingkungan pendidikan maupun masyarakat luas. Selain itu, aspek pelestarian lingkungan juga menjadi fokus utama dalam perkemahan ini, di mana para santri diajak untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian alam.
PPSN VI 2026 diharapkan dapat membentuk karakter santri yang tangguh, mandiri, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Melalui berbagai rangkaian kegiatan yang telah disusun, para peserta diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai kepramukaan dan ajaran pesantren dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat peran pesantren dalam mencetak generasi muda yang berakhlak mulia serta berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.





























