Presiden Prabowo Subianto secara resmi melakukan perombakan atau reshuffle kabinet pada Kamis (1/10/2026). Dalam agenda pelantikan yang berlangsung di Istana Negara tersebut, sebanyak 15 pejabat baru diambil sumpahnya untuk mengisi berbagai posisi strategis dalam pemerintahan.
Daftar pejabat yang dilantik mencakup posisi menteri, wakil menteri, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), serta sejumlah kepala badan negara. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi dan optimalisasi kinerja pemerintahan di tengah tantangan nasional yang dinamis.
Pasca-pelantikan ini, terdapat 12 catatan krusial yang menjadi sorotan publik dan mendesak untuk segera direalisasikan oleh para pejabat baru. Fokus utama dari catatan tersebut meliputi percepatan program kerja prioritas, penguatan stabilitas keamanan, serta perbaikan tata kelola birokrasi agar selaras dengan visi pembangunan nasional yang telah ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto.



























