Sejumlah perusahaan taruhan ternama di Inggris, termasuk pemilik Ladbrokes, William Hill, dan Betfred, kini menjadi sorotan publik. Meskipun mereka sering melontarkan peringatan keras mengenai bahaya kasino ilegal atau ‘nakal’ di pasar gelap, investigasi terbaru mengungkap bahwa perusahaan-perusahaan tersebut justru mendapatkan keuntungan dari kesepakatan bisnis dengan jaringan kasino lepas pantai (offshore).
Temuan ini berakar pada kemitraan antara penyedia konten yang sebagian sahamnya dimiliki oleh raksasa taruhan Inggris tersebut dengan jaringan Santeda. Jaringan Santeda dikenal sebagai salah satu operator kasino lepas pantai terbesar di dunia. Keterlibatan ini menimbulkan pertanyaan mengenai integritas dan standar etika yang diterapkan oleh operator taruhan berlisensi di Inggris saat berhadapan dengan entitas yang beroperasi di luar yurisdiksi mereka.
Informasi ini mencuat ke permukaan menyusul bocornya dokumen rahasia yang dikenal sebagai ‘Casino Secrets’. Dokumen tersebut berisi ribuan berkas konfidensial dari regulator perjudian di Curaçao, sebuah wilayah Karibia yang selama ini menjadi surga bagi situs-situs taruhan lepas pantai. Kebocoran data ini memberikan gambaran mendalam mengenai praktik bisnis di balik layar yang selama ini tidak terjamah oleh pengawasan publik.




























