Presiden Prabowo Subianto secara resmi telah melantik Bahlil Lahadalia untuk mengemban tanggung jawab baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi dalam Kabinet Merah Putih. Pelantikan ini menandai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat sektor industri hilir dan mempercepat agenda transisi energi nasional.
Menyusul pelantikan tersebut, muncul pertanyaan publik mengenai kementerian teknis mana saja yang berada di bawah koordinasi kementerian baru ini. Bahlil Lahadalia, yang juga tetap menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), memberikan tanggapan terkait struktur koordinasi di bawah naungannya.
Bahlil menjelaskan bahwa fokus utama kementeriannya adalah menyelaraskan kebijakan lintas sektor yang berkaitan dengan hilirisasi industri dan transisi energi. Ia menegaskan bahwa rincian mengenai kementerian teknis yang akan dikoordinasikan akan dituangkan secara resmi melalui Peraturan Presiden (Perpres) guna memastikan efektivitas dan sinergi antarlembaga dalam menjalankan program prioritas pemerintah.



























