Laporan investigasi terbaru mengenai kecelakaan kereta api di Bedford pada bulan Juni lalu mengungkap fakta krusial terkait penyebab insiden tersebut. Kereta milik East Midlands Railway diketahui justru menambah kecepatan sesaat setelah masinis menerima peringatan otomatis karena melewati sinyal lampu merah.
Berdasarkan temuan tim penyelidik, masinis kereta tersebut sempat memberikan respons terhadap peringatan sistem keamanan setelah melintasi sinyal bahaya. Namun, alih-alih melakukan pengereman atau mengurangi laju kendaraan, kereta justru terus melaju dengan kecepatan yang meningkat hingga akhirnya menabrak rangkaian kereta lain di depannya.
Sinyal yang dilanggar oleh masinis tersebut dilaporkan merupakan sinyal yang sangat jarang menunjukkan warna merah, yang diduga menjadi salah satu faktor dalam insiden ini. Dalam peristiwa tragis yang terjadi pada Juni lalu tersebut, masinis kereta East Midlands dinyatakan meninggal dunia akibat benturan keras saat tabrakan terjadi.




























